MOTIVASI MASYARAKAT DALAM MEMELIHARA DAN MEMPERTAHANKAN GIGI

Lendrawati Lendrawati

Abstract


Motivasi merupakan suatu dorongan dasar yang  menggerakkan seseorang bertingkah laku untuk melakukan kegiatan atau aktifitas yang diharapkan.  Motivasi sebagai suatu konsep yang digunakan ketika dalam diri  muncul suatu keinginan dan menggerakkan atau mengarahkan tingkah laku. Semakin tinggi motivasi semakin tinggi intensitas perilaku.

Mempertahankan gigi tetap   berarti suatu  tindakan untuk mencegah kerusakan gigi, merawat gigi yang sakit dan merestorasi  gigi yang mengalami kerusakan  dan kelainan yang mengenai jaringan keras dan lunak untuk mengembalikan bentuk dan fungsi gigi, nilai estetik dan perlindungan jaringan pendukung gigi serta mempertahankan gigi selama mungkin di dalam rongga mulut. 

Pengetahuan tentang penyakit gigi penting untuk mengetahui  cara memelihara kesehatan gigi untuk meningkatkan motivasi mempertahankan gigi  Pengetahuan yang didapat seseorang akan membentuk sikap yang merupakan predisposisi untuk perilaku mempertahan gigi.

Keyword : Motivasi, mempertahankan gigi, pengetahuan


Full Text:

PDF

References


Depkes RI, 1993, Pedoman Penyelengaraan Upaya Pelayanan Kesehatan Gigi Di Puskesmas , Direktorat Kesehatan Gigi, Dirjen Pelayanan Medik ,Depkes RI, Jakarta.

Depkes RI,2009, Undang-Undang Republik Indonesia No. 36 Tahun 2009 tentang Kesehatan. Jakarta.

Depkes RI,2007, Standar Pelayanan Kesehatan Gigi Dan Mulut Di Puskesmas, Direktorat Bina Pelayanan Medik Dasar, Jakarta.

Depkes RI,2008, Riset Kesehatan Dasar , Bppk., Depkes RI, Jakarta

Thorstensson H, Johansson B., (2010), Why Do Some People Lose Teeth Across heir Lifespan Whereas Others Retain A Functional Dentition Into Very Old Age? Gerodontology Journal 27(1):19-25

DiClemente C., 1999, Motivation For Change: Implications For Substance AbuseTreatment, Psychological Science, May 1999 10 (3): 209-13

Uno H.B. 2011, Teori Motivasi Dan Pengukurannya, Analisis Di Bidang Pendidikan, Cet Ke-7, Bumi Aksara, Jakarta.

Ekayanake, L., Parera, I., 2005, Perceived Need For Dental Care Among DentateOlder Individuals In Srilanka, American Society For Geriatric Dentistry, 25 (4) : 199- 5

Azwar, A., 2010, Pengantar Administrasi Kesehatan , Edisi Ke-3, Binarupa Aksara Publisher, Jakarta.

Walmsley A.D., Walsh T.F., Lumley P.J., 2007, Restorative Dentistry, Second Edition, Elsevier, Toronto

Sobur, A., 2009, Psikologi Umum, Cetakan Ke-2, Pustaka Setia, Bandung

Asnawi S., 2002, Teori Motivasi Dalam Pendekatan Psikologi Industri Dan Organisasi, Cet. Pertama, Studia Press, Jakarta.

Stoner, J. A., Freeman, R.E., Gilbert, D.R., 1996, Manajemen Edisi Bahasa Indonesia, Simon & Schuster (Asia) Pte.Ltd

Doddy S., 1991, Upaya Mempertahankan Gigi Di Puskesmas Dki Jakarta, Thesis,Universitas Indonesia, Jakarta

Broers D.L.M., Brands W.G.,Welie J.V.M.,Jongh A., 2010 Deciding About Patients’ Request For Extraction, Ethical And Legal Giudleines, Journal American Dental Association 141:195-203

Notoatmodjo, S., 2010, Ilmu Perilaku Kesehatan , Rineka Cipta, Jakarta

Kusurkar, R., Kruitwagen,C., Cate,O., Croiset, G., 2010, Effects Of Age, Gender And Educational Background On Strength Of Motivation For Medical School, Sciences Education Theory And Practice Volume: 15, Issue: 3, Publisher: Springer Netherlands, : 303- 13

Thoha M., 2009, Perilaku Organisasi Konsep Dasar Dan Aplikasinya,Rajawali Press. Jakarta

Gerungan , W.A., 2009, Psikologi Sosial, Edisi Ke-3, Refika Aditama, Bandung

Luzzi L, Spencer Aj., 2008, Factors Influencing The Use Of Public Dental Services: An Application Of The Theory Of Planned Behaviour. BmcHealth Serv Res. Apr 30;8:93.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.