ANALISIS HUBUNGAN JENIS DAN FREKUENSI MENGKONSUMSI JAJANAN KARIOGENIK DENGAN KEJADIAN RAMPAN KARIES PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN DI KOTA PADANG

Febrian Febrian, Rosfita Rasyid, Ditha Noviantika

Abstract


Karies merupakan masalah utama kesehatan gigi dan mulut. Karies sering ditemukan pada anak-anak adalah  karies susu botol dan karies Rampan. Mengkonsumsi makanan  kariogenik merupakan penyebab terjadinya karies rampan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan jenis dan frekuensi mengkonsumsi makanan kariogenik dengan kasus karies  rampan yang  terjadi pada anak usia 5-6 tahun.  Rancangan penelitian yang digunakan adalah analitik observasional dengan metode cross sectional,  teknik pengambilan sampling secara purposive dengan jumlah sampel menggunakan total sampling, analisa  uji statistik menggunakan chi square. Subjek penelitian adalah anak usia pra-sekolah dari 3 Unit Pra-sekolah yang ada di Padang. Terdapat  hubungan yang signifikan antara jenis konsumsi makanan kariogenik dengan karies rampan (p = 0,005), ada hubungan yang signifikan antara frekuensi konsumsi makanan ringan kariogenik dengan karies rampan  (p = 0,000).  Disarankan kepada orang tua untuk mengontrol dan memantau jenis dan frekuensi konsumsi makanan kariogenik pada anak-anak.

Kata kunci: Karies rampan,  jenis dan frekuensi konsumsi makanan kariogenik, anak-anak usia 5-6 tahun


Full Text:

PDF

References


SS , Ismu. Karies Gigi pada Anak dengan berbagai faktor Etiologi. Jakarta : EGC; 1992.

Ruslawati Y. Diet yang dapat merusak gigi pada anak-anak. Cermin Dunia Kedokteran NO 7. 1991.

Soendoro T.. Laporan Hasil Rinset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) Nasional 2007. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan. Jakarta; 2008.

DKK Padang. 2009. Laporan Tahunan Kesehatan Gigi dan Mulut.

DKK Padang. 2010. Laporan Tahunan Kesehatan Gigi dan Mulut.

Dalimunthe, Taqwa dkk. Pedodonti Dasar. Medan :USU Press; 2009.

Mc Donald Ralph E, Avery David R, Dean Jeffrey A. Dentistry For The child and Adolescent. Mosby, 8ed; 2009

Kennedy DB. Konservasi Gigi Anak, edisi 3. Jakarta : EGC; 1993.

Elianora D. Total Care pada Perawatan Karies Rampan Anak pada Usia 5 tahun dengan Sistem Blok. Majalah Kedokteran Gigi Volume 16; 2009.

Jazzalina Aiza Jamil. Hubungan antara kebiasaan mengkonsumsi jajanan dengan pengalaman karies pada gigi susu anak usia 4-6 tahun di TK Medan. Skripsi. Medan, Indonesia : Universitas Sumatra Utara; 2011.

Hidayati, Lilik. Hubungan Karakteristik Keluarga dan Kebiasaan Konsumsi Makanan Kariogenik dengan Keparahan Karies Gigi Anak Sekolah Dasar di Kecamatan Cihedeung Tasikmalaya.Tesis. Semarang, Indonesia : Universitas Diponegoro; 2005.

Besford J. Mengenal Gigi Anda. In: Budiman JA, Yuwono L editors. Jakarta:Arcan; 1996.

Sutadi, Heriadi. Penanggulangan Karies Rampan serta Keluhannya pada Anak. Kedokteran Gigi Universitas Indonesia volume 9; 2002.

Roeslan B. Aspek Biokimia Proses terjadinya Karies Gigi. Jurnal Kedokteran Gigi Universitas Indonesia edisi khusus KPPIKG XI; 1997.

Winter GB, dkk. Role of the Comforter as a Aetiological Factor in Rampant Caries of Deciduous Dentition. London; 1966.

Drinkard Carol, Dilley Dianne CH. Rampant Caries as a Result of a Bizzare Food Habit. Case Report. The American Academy of Pedodontics; 1982.

H W, H H, Hendartini Y. Hubungan antara konsumsi karbohidrat dengan tingkat keparahan karies gigi pada anak usia prasekolah di kecamatan Depok, Sleman Yogyakarta. Berita Kedokteran Masyarakat; 2002.

Nizel AE, Papas AS. Nutrition in Clinical Dentistry. 3rd ed. Philadelphia,London, Toronto: W. B Saunders Co; 1989.

Kidd EM. Dasar-dasar karies. In: Sumawinata N, Yuwono L, editors. Dasar-dasar karies. Jakarta: EGC; 1992.

PRL, Meishi. Hubungan Tingkat Konsumsi Makanan Kariogenik dengan Karies Gigi pada Anak Sekolah Dasar Swasta Muhammadiyah 08 Medan Tahun 2011. Skripsi. Medan, Indonesia : Universitas Sumatra Utara; 2012.

Tarigan R..Karies Gigi. Jakarta : Hipokrates; 1990.




DOI: http://dx.doi.org/10.25077/adj.1.1.%25p.2013